Jam Malam

Malam minggu, tepatnya jam 14.05 setelah 14.04. Oh saya kira sekarang bukan waktu tepat untuk mengerjakan tugas. Tapi ini sedang saya kerjakan, padahal cuma urusan duniawi, tidak dibawa mati. Kerjaan malam ditemani kopi dan tivi siaran bola di spanyol. Tugas belum selesai, harus dikirim esok hari. Dan akan sedang saya kerjakan setelah selesai menulis tulisan ini. Katanya kalau tidak dikerjakan dosa, padahal tidak ada larangannya di kitab suci. Ah sudahlah, tidak perlu pusing dan tetap tenang. Dunia hanyalah sementara, Dunia yang lain yang kekal. Insya Alloh. Syelamat malam atau siang kapanpun kamu bacanya. Salam.

Advertisements

Liburan di rumah Nenek

Minggu terakhir liburan ini saya habiskan di rumah nenek, tepatnya di daerah bogor barat yang tidak dikenal di peta.
Untuk ke rumah nenek berarti butuh 20 menit menggunakan kereta api dari stasiun dekat rumah, hari itu sudah siang dan turun gerimis. Saya huhujanan. Naik krl merah, lalu saya turun di stasiun tujuan kemudian berjalan sedikit melewati sawah yang becek dan sampailah di sebuah rumah berukuran sederhana dan teduh karena banyak pohon di halaman depannya.

Oh disini bertemu Nenek yang tidak akan kesepian karena ditemani anak laki-lakinya (saya panggil mamang) beserta istri barunya. Nenek adalah seorang wanita yang baik, hebat, cantik (dulu iya sekarang masih), penyayang, dan lain-lain yang tidak bisa saya sebutkan satu-satu disini. Ini terbukti dari anak-anak hasil didikannya yang semuanya bisa bersekolah sampai sarjana walau tidak semua lulus, Tapi nenek adalah sosok ibu berhasil menurut ibu saya, anaknya. Lebih hebatnya nenek ini rela di madu oleh kakek yang mungkin alasannya adalah agar nenek ini nanti masuk surga karena telah membuat kakek berbahagia senang sentosa. Sosok nenek yang perhatian inilah menyebabkan saya rela menghabiskan waktu bersama di rumahnya yang damai dan menyenangkan.
“Ya Allah ya Robbiii, ampunkanlah dosa Nenek saya yang baik ini, saudara-saudara mamang dan sepupu-sepupu saya disini, juga┬áRahmati rumahnya. Keluarga yang saling menyayangi, Selalu. juga kepada tetangga dan tanaman yang dipeliharanya.”

Jam islamic

Harapan sebuah mimpi

Hidup adalah harapan, perjuangan untuk mimpi-mimpi, berdiri untuk menjadi yang terbaik, melompat untuk mengapai mimpi dan jika terjatuh maka berdirilah untuk bersiap melompat lebih tinggi.
bermimpilah setingi-tingginya karna pasti tuhan akan memeluk mimpi-mimpimu yang mungkin itu tak akan tercapai, tapi ku yakin bahwa semua mimpi itu akan menjadi kenyataan mungkin hari ini atau esok hari atau mungkin ku harus menunggu seribu abad yang akan datang.
First post ! :mrgreen:
%d bloggers like this: